Jelly Roll Ungkap Kesalahan yang Picu Kebiasaan Makan Berlebih di Tengah Perceraian

Business41 Views

Jelly Roll baru-baru ini berbagi cerita pribadi yang cukup jujur soal bagaimana satu kesalahan kecil berujung pada binge eating saat ia menghadapi proses perceraian dari Bunnie Xo. Dalam pernyataannya, ia menyebut bahwa ‘the addict in me came out’ setelah beberapa hari mengonsumsi makanan secara berlebihan sebagai respons terhadap stres.

Cerita ini muncul di tengah sorotan publik terhadap kehidupan pribadi pasangan tersebut. Jelly Roll mengakui bahwa tekanan emosional membuatnya kembali ke pola lama yang pernah ia coba tinggalkan. Bukan sekadar soal makanan, pengakuannya juga menyoroti bagaimana tekanan mental bisa memicu kembali perilaku adiktif pada seseorang yang sudah berusaha pulih.

Banyak penggemar melihat pengakuan ini sebagai bentuk keberanian, karena tidak semua selebriti mau terbuka soal perjuangan pribadi mereka. Di era media sosial, di mana segala sesuatu bisa langsung viral, langkah Jelly Roll untuk berbicara jujur justru bisa membantu orang lain yang mengalami hal serupa.

Dari sisi kesehatan mental, kasus seperti ini menunjukkan bahwa stres akibat perceraian sering kali memengaruhi pola makan seseorang. Tekanan emosional yang tinggi bisa membuat seseorang mencari kenyamanan melalui makanan, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat kecanduan. Ini menjadi pengingat bahwa pemulihan bukan proses linier dan bisa terganggu oleh peristiwa hidup besar.

Selain itu, pengalaman Jelly Roll juga mencerminkan tantangan yang dihadapi figur publik saat menjalani perceraian di bawah sorotan kamera. Setiap langkah mereka cenderung dianalisis publik, sehingga menambah beban psikologis. Dalam situasi seperti ini, dukungan dari keluarga, teman, atau profesional kesehatan mental menjadi sangat penting agar tidak semakin terjerumus ke dalam kebiasaan yang merugikan.

Secara keseluruhan, cerita ini memberi gambaran bahwa bahkan orang yang tampak kuat di panggung pun bisa berjuang dengan masalah yang sama seperti kebanyakan orang lain. Keterbukaan Jelly Roll mungkin bisa menjadi titik awal bagi diskusi lebih luas tentang kesehatan mental dan cara mengelola stres tanpa kembali ke pola lama yang merusak.