Jadi Tema Google Doodle Hari Ini, Siapakah Bagong Kussudiardja ?

0
291
Bagong Kussudiardja
Bagong Kussudiardja - Google Doodle Hari Ini
GALERIINFO.COMJadi Tema Google Doodle Hari Ini, Siapakah Bagong Kussudiardja ?. Google Indonesia kembali mengusung tema tokoh legendaris asal Indonesia sebagai doodle di halaman utama mesin pencarinya, Adapun Tokoh Bagong Kussudiardja lah yang menjadi tema Google Doodle pada hari ini, Senin (9/10/2017). Pengambilan tema ini merupakan suatu bentuk penghormatan Google kepada pelukis yang lahir di Yogyakarta 9 Oktober 1928 ini. Seperti diberitakan diberbagai media hari ini 9 Oktober 2017 merupakan peringatan hari lahirnya Bagong Kussudiardja yang ke-89.

Bagong dikabarkan meninggal dunia pada 15 Juni 2015 di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta. Selain menjadi seorang Pelukis, Bagong yang merupakan ayah dari seniman Butet Kertaradjasa dan Djaduk Ferianto ini juga dikenal sebagai seorang guru tari. Saat membuka halaman pencarian Google pengunjung akan disuguhi dengan gambar Tokoh Bagong yang sedang duduk dikursi dengan memegang kuas ditangan, dan dibelakangnya ada lukisan penari Bali dengan beberapa karakter lain.

Lahir dalam balutan budaya lokal yang begitu kental membuat Bagong terinspirasi untuk serius mempelajari kesenian Jawa, mulai dari musik hingga tari. Hai ini dia tunjukan dengan memulai karirnya sebagai penari di Sekolah Tari Kredo Bedkso Wiromo yang dipimpin oleh Pangeran Tedjokusumo pada 1954, Bagong diketahui sempat berlatih tari ke Jepang dan India, Sekembalinya dari India Bagong kemudian melanjutkan pembelajarannya dengan berguru kepada seorang Koreografer asal Amerika Serikat, Martha Gragam pada tahun 1957.

Pengalaman belajar itu akhirnya Bagong bawa kembali ke Yogyakarta, dan kemudian dia turunkan kepada murid-muridnya di Sanggar Tari Bagong Kussudiardja yang didirikan 5 Maret 1958 dan Padepokan Seni Bagong Kussudiardja yang didirikan pada 2 Oktober 1978. Selama ini Bagong dikenal sudah menciptakan koreografi lebih dari 200 tarian, tarian-tarian tersebut diantaranya tari “Layang-layang” 1954, tari “Satria Tangguh” 1968 dan tari “Bedaya Gendeng” 1980, sedangkan pada bidang seni lukis dia dikenal dengan aliran Impresionisme dan Abstrak.[ad/GInf]

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here