Sesuai Instruksi Presiden, Kabag Reskrim Siap Tindak Tegas Pengguna Saracen

0
199
Kabareskrim Siap Tindak Tegas Pengguna Saracen
Kabareskrim Siap Tindak Tegas Pengguna Saracen

GALERIINFO.COM – Sesuai Instruksi Presiden, Kabag Reskrim Siap Tindak Tegas Pengguna Saracen. Kabag reskrim Polri Komjen Ari Dono Sukmanto berbicara kepada awak media, apabila pihak Kepolisian akan menindak tegas siapa pun yang menggunakan jasa kelompok radikal Saracen, mereka akan terancam dengan hukuman sanksi pidana karena hal tersebut telah melanggar undang-undang ITE.

Komisaris Jenderal Ari Dono Sukmanto dalam keterangannya, apabila ia membenarkan bagi siapa saja yang memakai jasa Saracen selanjutnya menyuruh untuk melanggar hukum maka pihak kepolisian tidak akan gentar untuk menindak mereka apalagi selama ini Presiden Jokowi telah memberikan instruksi supaya mengusut siapa saja yang terlibat dalam saracen.

“Betul, mereka bisa dipidanakan. Mereka yang memakai jasa saracen biasanya akan menyuruh untuk melakukan perbuatan yang memang melanggar hukum, kan begitu,” tegas Komjen Ari, setelah sholat Ied di lapangan Bhayangkara Mabes Polri Jakarta, 1 September 2017

Kabag Reskrim Siap Tindak Tegas Pengguna Saracen

Komjen Ari mengatakan, apabila pihak Polri akan terus mengusut sampai tuntas masalah saracen yang sudah meresahkan masyarakat selama ini dengan postingan provokasinya. Siapapun orang yang nanti terciduk pernah memakai jasa saracen yaitu kelompok yang suka menyebar kebencian penghinaan dan SARA, akan diusut sampai tuntas.

Sebelumnya, presiden Jokowi sudah memberikan instruksi kepada Kepala Polri Jenderal polisi Tito Karnavian, supaya bisa mengusut sampai tuntas terkait kasus saracen. Dimana menurut presiden, apabila kelompok tersebut terbukti selama ini sudah menyebarkan hoax di media sosial dan kelakuan mereka sudah sangat mengerikan dan harus secepatnya diungkap siapa dalang, anggota dan diusut sampai ke akarnya.

“Saya sudah memberikan instruksi pada Kapolri, supaya kasus tersebut diusut sampai tuntas. Namun bukan hanya Saracensaja,  akan tetapi siapa yang memesan, siapa yang membayar, harus diusut sampai akarnya,” tegas Presiden Joko Widodo.

Baca Juga:  Integritas Ketua MK Dipertanyakan, Mahfud Nilai Jadi Teguran Moral

Sekedar diketahui, apabila kelompok saracen sudah berdiri semenjak bulan November 2015 di mana mereka memakai beberapa sarana untuk menyebarkan ujaran kebencian yang didalamnya banyak konten SARA. Pihak polisi sendiri telah menangkap otak saracen diantaranya berinisial JAS, SRN, dan MFT. Walaupun begitu, polisi dipastikan akan mengusut sampai tuntas kasus menghebohkan ini.(*/GInf)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here