Praperadilan Setya Novanto Diterima Hakim, Status Tersangka Dinyatakan Tak Sah

0
259
Praperadilan Setya Novanto Diterima Hakim
Ilustrasi praperadilan Setya Novanto. (Photo sumber: Detik.com)
GALERIINFO.COMPraperadilan Setya Novanto Diterima Hakim. Sidang praperadilan yang dipimpin oleh hakim tunggal, Cepi Iskandar akhirnya menerima gugatan praperadilan yang diajukan oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Setya Novanto. Putusan tesebut dibacakan hakim Cepi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (29/9/2017) pukul 17.30 WIB.

Dalam putusannya haki Cepi mengatakan bahwa penetapan Setya Novanto sebagai tersangka korupsi proyek Kartu Tanpa Penduduk Elektronik (KTP-E) adalah tidak sah. Menurut Cepi penetapan tersangka wajib dilakukan pada tahap akhir penyidikan suatu perkara. Hal tersebut harus dilakukan untuk menjaga harkat dan martabat seseorang.

Putusan yang ditetapkan oleh hakim tersebut setelah melewati pertimbangan sejumlah hal, antara lain dalil gugatan pihak pemohon Setya Novanto, jawaban atas gugatan dari termohon KPK serta bukti dan saksi-saksi yang diajukan kedua belah pihak.

Seperti telah diberitakan Setya Novanto ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi e-KTP oleh KPK pada 17 Juli 2017 lalu. Atas penetapan statusnya sebagai tersangka kemudain Setya Novanto mengajukan praperadilan ke PN Jakarta Selatan pada 4 September 2017.

Hal tersebut dilakukan Novanto, karena dirinya  keberatan atas status tersangka yang telah ditetapkan KPK atas dirinya. Seperti diketahui Ketua Umum Partai Golkar ini disangkakan telah menguntungkan diri atau orang lain atau korporasi dan menyalahgunakan kewenangan dan jabatan, pada kasus e-KTP.

Dilain Pihak, Ketua KPK Agus Rahardjo menghormati hasil putusan yang ditetapkan oleh hakim, namun dirinya sangat menyesalkan keputusan hakim Cepi Iskandar yang menolak untuk memutar bukti rekaman yang diajukan tim biro hukum KPK. Agus mengaku tidak mengerti dengan alasan pertimbangan hakim untuk tidak memutar rekaman tersebut di persidangan.

Agus menjelaskan, rekaman yang diajukan tim biro hukum KPK sangat membuktikan keterlibatan Novanto di mega kasus koropsi e-KTP. “Kalau [rekaman] dibuka di praperadilan kemarin, sangat bagus untuk kemudian bisa membuktikan kepada rakyat banyak,” terang Agus kepada awak media.[dtk/Ginf]

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here