Ketua DPRD Kolaka UtaraTewas Ditikam, Pelakunya Sudah Diamankan

0
376
Ketua DPRD Kolaka UtaraTewas Ditikam
Ketua DPRD Kolaka UtaraTewas Ditikam - Ketua DPRD Kolaka Utara Mussakir Sarira berfoto bersama istri Andi Erni Astuti.(Photo: Dok. Ist)
GALERIINFO.COMKetua DPRD Kolaka UtaraTewas Ditikam, Pelakunya Sudah Diamankan. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) yang juga merupakan Ketua DPC PDIP Kolut Musakkir Sarira tewas ditangan isterinya sendiri, Muzakkir dinyatakan meninggal dunia setelah sebelumnya sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kolaka, Selasa (17/10/2017) malam.

Sebelum dilarikan ke RSUD Kolaka, Musakkir ditemukan bersimbah darah di rumah dinasnya, Selasa (17/10) malam. Menurut keterangan dari beberapa saksi, sebelumnya politikus PDIP itu diketahui sempat memanggil  isterinya yang berinisial AE namun Setelah itu, Musakkir didapati mengalami luka tikam di bagian perut dan segera dilarikan ke rumah sakit oleh pihak keluarga.

Sementara itu saat dikonfirmasi, Kepala Kepolisian Resort Kolaka Utara Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Bambang Satriawan mengakui adanya peristiwa penikaman yang mengakibatkan meninggalnya ketua DPRD Kabupaten Kolaka Utara, Muzakkir Sarira. Menurut Bambang Muzakkir dinyatakan meninggal dunia pada Rabu, 18 Oktober 2017, pukul 16.30 Wita di RSUD Kolaka karena kehabisan darah akibat luka tusuk benda tajam yang mengenai perut bagian atas.

Sampai berita ini diterbitkan pihak kepolisian masih terus mendalami kronologi kejadian dan motif aksi kriminal tersebut, sementara itu AE alias Andi Erni Astuti sendiri sudah diamankan oleh Kepolisian Resort Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (19/10/2017). Pegawai di Dinas Kesehatan, Kabupaten Kolaka Utara ini, diduga kuat telah menghabisi nyawa suaminya sendiri, Mussakir Sarira, dengan sebilah pisau dapur.

Dari hasil pemeriksaan polisi juga sudah mengamankan pisau dapur dari dalam rumah korban yang diduga kuat digunakan oleh AE untuk menikam perut suaminya, Mussakir. “Kita sudah amankan pisau dapur, gunting, dan baju yang penuh ceceran darah yang diakui pelaku sudah dipakai menyerang suaminya,” tutur Kapolres Kolaka Utara, AKBP Bambang Satriawan, saat dihubungi melalui telepon.[lpt6/ad/GInf]

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here