Jasriadi Ketua Saracen News, Mengaku Pendukung Capres Gagal di Pilpres 2014

0
597
Jasriadi Saracen News
Jasriadi Saracen News

GALERIINFO.COM – Jasriadi Ketua Saracen News, Mengaku Pendukung Capres Gagal di Pilpres 2014 Sepertinya kasus Saracen News yang sekarang ini sedang viral di media sosial yang telah dibongkar oleh pihak kepolisian mulai muncul titik terang, dimana belum lama ini dari pengakuan sang ketua sindikat saracen apabila dirinya mengatakan ada kaitanya dengan sosok-sosok orang berpengaruh di Indonesia

Ketua Saracen News bernama Jasriadi mengungkapkan, apabila dirinya merupakan mantan simpatisan calon presiden yang gagal pada pilihan presiden tahun 2014 Silam, dari hal tersebut Jasriyadi mengaku apabila dirinya bersama mereka saling mengenal sampai terjalin sebuah pertemanan.

Jasriadi Saracen News

Seperti dikutip laman liputan6.com, Jasriadi menjelaskan, apabila awal perkenalan dirinya terbentuk di media sosial di mana saat itu senang ada pilihan Presiden 2014 dan dirinya bersama Mereka adalah simpatisan dari salah satu calon yang sekarang ini gagal. Mulai dari sanalah, untuk ide yang sama mereka tuangkan untuk menyerang presiden yang sekarang berkuasa yaitu Presiden Joko Widodo.

“kita kenal di media sosial, waktu itu kan ada pilihan Presiden 2014 Kebetulan kami simpatisan dari salah seorang calon yang gagal. Semenjak dari sana kami kenal dengan yang Said dan dari sanalah setiap yang seide ya kita kenal,” ungkap Jasriadi kepada liputan6.com

Walaupun begitu, Jasriadi mengatakan apabila pertemanan mereka tidak terjalin kuat, pasalnya ia mengaku hanya sebatas pertemanan di media sosial saja. Walaupun hanya berteman di medsos, Jasriadi mengakui pernah beberapa kali lakukan kopi darat atau bertemu tahun 2016 Silam.

“Sekitar tahun 2016, ada beberapa teman yang ngajak kopi darat namanya berinisial AS, waktu momen silaturahmi Akbar tersebut ya kita ngobrol bareng hanya sebatas itu,” katanya

Baca Juga:  Diduga Kondumsi Sabu, Dhawiya Zaida Tercyduk Polisi

Jasriadi menambahkan, apabila pertemuan yang diduga pertemuan Akbar tersebut terjadi waktu Pilkada DKI Jakarta akan tetapi dirinya mengaku sudah lupa siapa saja yang turut hadir dalam pertemuan tersebut.

Ketua Saracen News hanya mengatakan apabila dalam pertemuan tersebut diisi dengan ceramah bagaimana cara memilih pemimpin yang seagama, yang baik, akan tetapi dirinya sudah sangat lupa siapa saja yang turut hadir. Namun dia menegaskan tidak ada sangkut pautnya dengan Saracen.

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here