Heboh, Calon Suami Seorang Wanita, Pernikahan Di Purworejo Akhirnya Dibatalkan

0
458
Foto sumber: liputan6.com

GALERIINFO.COM – Heboh, Calon Suami Seorang Wanita, Pernikahan Di Purworejo Akhirnya Dibatalkan. Pernikahan sepasang anak manusia antara wanita berinisial WS (26) dengan calon suami yang mengaku bernama Pratama L. Juliyanto (26) di Purworejo batal dilaksanankan setelah Kepolisian Sektor Gebang di dampingi petugas Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gebang pada Senin (04/09/2017), berhasil membongkar Identitas calon mempelai pria yang adalah seorang perempuan berinisial NAA (27).

Peristiwa ini terungkap setelah keluarga calon mempelai wanita, melihat kejanggalan yang ada pada calon suami WS yang dirasa memiliki fisik dan suara yang mirip dengan perempuan. Melihat hal tersebut Keluarga WS pun segera melaporkan calon suami WS tersebut ke kantor Polres Purworejo .

Mendapat laporan tersebut Pihak kepolisian dibantu pihak terkait, Petugas KUA dan Dokter Puskesmas segera melakukan pemeriksaan terhadap pelaku NAA, dan dari hasil pemeriksaan tersebut di dapat bahwa NAA adalah seorang perempuan.

Calon Suami Seorang Wanita

Saat dimintai keterangan NAA mengaku sudah berpacaran dengan WS selama tujuh tahun, dan segera ingin mengesahkan hubungan mereka melalui pernikahan. Dari hasil pemeriksaan juga diketahui untuk acara Ijab Kabul yang sedianya akan dilaksanakan hari selasa (5/9/2017) kemarin, NAA sudah menyiapkan mas kawin berupa seperangkat pakaian lengkap dan alat-alat kecantikan.

Saat dikonfirmasi terkait peristiwa ini, Kapolres Purworejo melalui Kasatreskrimnya AKP Kholid Mawardi  membenarkan adanya kejadian tersebut, Kholid juga menjelaskan bahwa pelaku NAA memalsukan identitasnya di KTP dan Kartu Keluarga yang digunakan  untuk mendaftarkan pernikahan mereka ke Kantor Kecamatan Gebang, Purworejo. NAA menggunakan KTP Kabupaten Tangerang, dengan nama Pratama L. Yulianto, berjenis kelamin pria, berusia 26 tahun, kelahiran tahun 1991.

Kholid menambahkan saat ini NAA sudah ditetapkan sebagai tersangka karena melanggar Pasal 263 KUHP dengan sangkaan telah mempergunakan surat palsu atau yang dipalsukan untuk permohonan menikah dengan ancaman pidana maksimal 6 Tahun penjara.[dtk/lpt6/viv/GInf]

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here