Inilah 7 Fakta Dibalik Perayaan Halloween, Yang Nomer Dua Biking Bulu Kuduk Berdiri

0
268
Perayaan Halloween
Simbol Perayaan Halloween.(Poto sumber: history.com)
GALERIINFO.COMInilah 7 Fakta Dibalik Perayaan Halloween, Yang Nomer Dua Biking Bulu Kuduk Berdiri. Selain terdapat beberapa hari besar nasional, bulan Oktober juga dikenal dengan peryaan Halloween. Perayaan tersebut tepatnya jatuh pada tanggal 31 Oktober setiap tahunnya, tak kalah dengan Negara-negara lain di luar negeri kini di Indonesia pun turut menampilkan semarak pesta Halloween. Hal ini Nampak dari perhiasan-perhiasan barbau Halloween yang sudah ramai terpasang di pusat-pusat keramaian sejak minggu lalu.

Perayaan Halloween sendiri sudah dirayakan sejak tahun 1950-an di Negara Amerika. Saat itu keadaan perekonominan Negara Paman Sam mulai berkembang pesat setelah melalui masa-masa depresi dan Perang Dunia II. Beberapa kebutuhan pokok seperti Gula tidak lagi dijatah sehingga pabrik-pabrik kembang gula dapat memproduksi panganan ini dengan jumlah yang sangat besar.

Di Indonesia sendiri, perayaan yang berasal dari adopsi budaya luar negeri ini sebagian besar masih sebatas dirayakan oleh masyarakat di kota-kota besar saja, salah satunya seperti di kota Jakarta. Sedangkan sebagian besar masyarakat Indonesia masih menganggap perayaan ini bertentangan dengan norma-norma agama yang dianut oleh masyarakat Indonesia, karena dianggap identik dengan pemujaan setan.

Lalu apa saja fakta-fakta sebenarnya di balik perayaan Halloween yang di rayakan begitu gemerlapan di Negara-negara Eropa dan Amerika ini. Berikut GInfo hadirkan beberapa fakta menyangkut perayaan Halloween yang di antaranya adalah:

  1. Perayaan Halloween Sudah Ada Sejak Ribuan Tahun Silam

Dipercaya ribuan tahun lalu perayaan Halloween sudah dirayakan oleh orang-orang di wilayah Eropa dan diperkiraan pertama kali dirayakan di Negara Irlandia.

Sejak abad ke-16 tradisi ini sudah rutin dilakukan oleh masyarakat Eropa dengan berjalan ke rumah-rumah tetangga dengan menggunakan kostum meyeramkan sembari bernyanyi untuk memperoleh makanan.

Baca Juga:  Astaga, Viral Foto Hot Diduga Bos First Travel Bersama Pasangan

Namun kala itu tradisi dengan melontarkan teriakan “Trick or treat!” belum ada seperti jaman sekarang.

  1. Jaman dulu perayaan Halloween di kenal dengan Festival Samhain

Jaman dulu perayaan Halloween di kenal sebagai perayaan festival kuno yang dilakukan oleh masyarakat etnis Gael yang aslinya dikenal dengan nama Samhain.

Etnis Gael disebut-sebut mempunyai suatu kepercayaan bahwa setiap tanggal 31 Oktober merupakan hari perbatasan antara dunia nyata dengan dunia setelah kematian.

Mereka juga meyakini jika arwah-arwah dari alam kematian tersebut akan datang ke dalam dunia nyata untuk mengganggu dan membuat malapetaka kepada orang-orang yang masih hidup.

Hal inilah yang membuat etnis Gael berusaha mati-matian melawan arwah-arwah tersebut dengan menakut-nakuti menggunakan kostum dan topeng-topeng yang seram.

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here